KUNJUNGAN KERJA KADISSISFOAD KE INFOLAHTA KODAM ISKANDAR MUDA
![]() |
Banda Aceh – Kepala Dinas Sistem Informasi Angkatan Darat (Kadissisfoad)
Brigjen TNI Nugraha Gumilar, M.SC melakukan kunker ke Infolahta Kodam Iskandar
Muda, Banda Aceh, Rabu ( 15/3/17).
|
Dalam kunjungannya, Kadissisfoad menyampaikan perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi, yakni perkembangan mainframe, personal computer,
Cilent/Server dan Internet, sudah meluas keseluruh dunia, bahwa perkembangan
teknologi seperti, pengguna internet di dunia saat ini (internet users in the
world) sampai 3,5 miliar orang.
Kadissisfoad juga menyatakan, bahwa perang di dunia kedepannya akan
menggunakan sistem komputerisasi. Karena teknologi komputer membuat
kompleksitas dan tantangan pada organisasi militer lebih berat dari pada
sebelumnya. Kompleksitas ini dapat diatasi dengan menggunakan peranti lunak
yang dirancang untuk keperluan tersebut terutama perkembangan pesat pada
peranti lunak data base.
“ Jadi sistem komputerisasi dapat membantu menyediakan informasi potensial
lebih cepat, tepat dan akurat, melalui rantai komando dan pengendalian untuk
mempercepat pengambilan keputusan. Teknologi komputer memungkinkan pasukan
mendapat informasi pada waktu dan tempat yang tepat, sehingga membuat pasukan
menjadi lebih fleksibel,” terangnya.
Penggunaan Teknologi Informasi di lingkungan militer Indonesia saat ini,
Brigjen TNI Nugraha Gumilar, M.SC. menyampaikan masih dalam proses perubahan,
yakni dari sistem manual ke sistem komputerisasi.
“Oleh sebab itu, saya meminta kepada semua personel Infolahta, agar
berperan aktif. Karena yang mengawaki perang masa depan menggunakan sistem
komputer” Kadissisfoad.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusFungsi Internet dan jaringan informasi di dunia militer begitu penting diantaranya untuk membuka semua informasi dan data seluruh dunia untuk mengetahui berita maupun yang nyata atau rekayasa untuk tujuan-tujuan tertentu.
BalasHapusDisamping itu kemajuan teknologi menimbulkan dampak negatif terutama tingkat kesiapan SDA yang masih rendah. Implikasi lain dari kecanggihan teknologi informasi adalah bahwa rahasia negara yang selama ini terjaga dengan ketat akan mudah di akses oleh pihak lain, seperti alat penyadap elektronik rahasia, computer infra merah dan satelit mata-mata.
Untuk itu harus melakukan pembinaan dan meningkatkan profesionalisme personel TNI di bidang informasi dan komunikasi di era globalisasi kemajuan Teknologi Informasi.